Scroll untuk membaca artikel
Rabu, 14 Desember 2022 | 06:40 WIB

VIRAL! Kronologi Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma, Berawal Janjian Ketemuan, Berujung Dicium Di Toilet

Yanti Agustjik
VIRAL! Kronologi Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma, Berawal Janjian Ketemuan, Berujung Dicium Di Toilet
Penampakan T, pelaku pelecehan seksual di Universitas Gunadarma, depok. (Instagram)

Sedang viral dan menjadi perbincangan, kasus pelecehan seksual yang terjadi di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat.

Korban diketahui berinisil AA, seorang mahasiswi Gunadarma yang sedang rajin berkomunikasi dengan sosok mahasiswa Gunadarma berinisial T yang diketahui mengambil jurusan Ilmu Komunikasi, hingga akhirnya keduanya berjanjian untuk melakukan pertemuan.

Jumat (2/12/2022) pukul 10.27, T mengirimkan pesan kepada AA menanyakan posisinya sedang dimana, dan pukul 11.40 T mengajak AA untuk bertemu, kemudian keduanya memutuskan bertemu, dimana lokasi pertemuan masih di dalam area kampus sehingga AA merasa tidak akan terjadi sesuatu yang membahayakan.

"Aku mikir yasudah ya ketemuan, masih di lingkungan kampus dan itu masih banyak orang-orang lalu lalang," terang AA dikutip dari Suara.com.

Baca Juga:5 Fakta ASN di OKI Tersangka Bandar Narkoba: Perawat Puskesmas, Terima Puluhan Juta Setiap Transaksi

Sekitar pukul 12.01, T menyambangi AA ke kelas, dan keduanya berbincang santai. Kemudian T pergi ke toilet, dan memanggil AA untuk memberitahukan dimana lokasi toilet pria karena tidak ada tanda petunjuknya. Namun, ketika AA menghampiri T, tiba-tiba T mendorong AA ke tembok, dan langsung melakukan pelecehan dengan mencium bibir AA. Suasana toilet dikatakan memang sedang sepi.

"Di situ mungkin dia mau tanya, dimana toilet cewek atau cowok, karena tidak ada tandanya. Tapi tiba-tiba dia dorong aku ke tembok ujung banget, yang sepi terus nyosor gitu bibirnya," jelas AA.

Terkejut dengan perlakuan T, AA langsing melakukan perlawanan dengan mencoba menepis T dan mendorong T ke arah belakang sambil melontarkan kalimat amarah.

"'Apaan si gblok! Nggak jelas banget, tlol!'," cerita AA menirukan perkataannya kepada T pada saat kejadian. Bukan merasa bersalah, T malah tetap berusaha merayu AA. "Tapi dia bilang 'sekali-kali aja', sambil tanganya meragakan angka 1," tambah AA.

Namun AA tidak menggubris permintaan T, dan segera meninggalkan T, keluar dari dalam toilet, namun T tetap terus berusaha menahan AA hingga akhirnya AA kembali ke depan kelasnya karena merasa sangat tidak nyaman dengan sikap T.

Baca Juga:Cara Kirim Pesan WhatsApp ke Nomor Sendiri, Tak Perlu Web atau Aplikasi Tambahan

"Tapi dia tahan-tahan aku terus, sampai akhirnya aku pindah ke depan pintu kelas," terang AA.

Setelah kejadian tersebut, T tampak tidak jera. Malah masih terus berusaha merayu AA dan terus bercerita tentang hal-hal negatif yang berhubungan dengan seks. AA sudah tidak tertarik memberikan tanggapan lebih kepada T, dan memutuskan kembali ke kelas pada pukul 13.00, meninggalkan T.

Diketahui AA selaku korban menceritakan kasus pelecehan seksual yang diterimanya ke akun instagram @anakgundardotco yang kemudian ceritanya diunggah oleh akun tersebut. Tertulis bahwa AA mengharapkan T mendapatkan sanksi sosial atas perbuatannya dikarenakan sudah ada korban lain selain dirinya.

Isi DM T, ke admin @anakgundardotco [Instagram]
Isi DM T, ke admin @anakgundardotco (sumber: Instagram)

Mengetahui dirinya menjadi perbincangan, T mengirimkan pesan melalui DM ke instagram @anakgundardotco, yang meminta admin akun tersebut untuk menghapus unggahan kronologi pelecehan seksual yang mengkaitkan dirinya. Namun, admin tersebut tak menggubris permintaan T, malah mengumbar nama asli T beserta jurusan dan angkatan T berkuliah di Universitas Gunadarma, sehingga diketahui bahwa T masih merupakan MABA (Mahasiswa Baru) angkatan 2022.

Berita Terkait

Tag

terpopuler

News

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda