Scroll untuk membaca artikel
Jum'at, 02 Desember 2022 | 20:52 WIB

FIFA Selidiki Nyanyian Anti Gay dari Suporter Meksiko

Yanti Agustjik
FIFA Selidiki Nyanyian Anti Gay dari Suporter Meksiko
Penggemar Meksiko bersorak di tribun selama pertandingan Piala Dunia Grup C Rabu melawan Arab Saudi. (AFP)

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) membuka penyilidikan baru atas lagu yang dinyanyikan pendukung Meksiko yang disinyalir itu merupakan nyanyian anti gay yang digunakan untuk memprotes pihak tuan rumah penyelenggara Piala Dunia yakni Qatar selama pertandingan mereka melawan Arab Saudi di babak penyisihan grup.

"Komite Disiplin FIFA telah membuka persidangan terhadap Federasi Sepak Bola Meksiko karena nyanyian pendukung Meksiko selama pertandingan Piala Dunia FIFA Arab Saudi v. Meksiko yang dimainkan pada 30 November. Sidang dibuka berdasarkan pasal 13 Kode Disiplin FIFA ," demikian pernyataan panitia penyelenggara.

Berita tersebut mengikuti proses serupa yang dilakukan FIFA terhadap Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) di awal turnamen kemarin. Menyusul hasil imbang 0-0 dengan Polandia di pertandingan pembuka penyisihan grup El Tri , FIFA mengumumkan bahwa mereka telah memulai penyelidikan terhadap nyanyian dari pendukung Meksiko.

FIFA tidak memberikan keterangan waktu kapan penanganan kasus Meksiko itu dilakukan dan bagaimana hasil dari penyidikan pertama yang sudah dilakukan.

Baca Juga:4 Mobil Tertimpa Tembok Pembatas di Bintaro Tangsel

FMF sebelumnya juga telah dikenai sanksi oleh FIFA karena nyanyian anti gay mereka di belakang penjaga yang berulang kali terdengar di pertandingan El Tri . Nyanyian itu kadang-kadang dihentikan karena prosedur tiga langkah diberlakukan untuk menghentikan teriakan ofensif.

Salah seorang suporter Meksiko mendukung tim kesayangannya melawan Brasil pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Samara Arena (Anadolu Agency). (AFP)
Salah seorang suporter Meksiko mendukung tim kesayangannya melawan Brasil pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Samara Arena (Anadolu Agency). (AFP) (sumber:)

Tahun lalu, FIFA mengurangi larangan penggemar mereka di stadion dari dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia kepada FMF menjadi satu. Hal itu diputuskan setelah FMF berjanji untuk melaksanakan kampanye pendidikan dan penegakan hukum untuk pertandingan di rumah dan di AS.

FMF juga berjanji untuk menegakkan larangan lima tahun dari stadion untuk penggemar yang ditemukan bernyanyi. Stadion yang kosong tanpa penonton di tribun suporter membuat FMF kehilangan pendapatan jutaan dolar mereka.

El Tri tersingkir dari babak penyisihan grup Piala Dunia pada Rabu malam setelah finis di posisi ketiga di Grup C. Setelah pertandingan, manajer Gerardo Tata Martino mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan tim karena kontraknya akan segera berakhir. "kontrak saya berakhir segera setelah wasit meniup peluit akhir dalam hasil baru-baru ini melawan Arab Saudi,” kata dia.

Ini merupakan kali pertama Meksiko gagal lolos dari fase grup Piala Dunia sejak terakhir kali mereka melakukannya pada Piala Dunia tahun 1978. Dalam tujuh turnamen sebelumnya, tim CONCACAF berhasil lolos dari fase gru lalu kemudian tersingkir di babak 16 besar.

Baca Juga:Utusan Joe Biden untuk LGBTQI Batal Kunjungi Indonesia, Kenapa?

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Sport

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda