UU Perlindungan Data Pribadi Disahkan! Mengumpulkan, Mengungkapkan, Menggunakan dan Memalsukan Data Pribadi Bukan Miliknya Dikenakan Ancaman Pidana

Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) resmi disahkan menjadi Undang-undang PDP oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Paripurna, yang di gelar di Kompleks Parlementer, Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/9/2022).

Yanti Agustjik
Selasa, 20 September 2022 | 22:53 WIB
UU Perlindungan Data Pribadi Disahkan! Mengumpulkan, Mengungkapkan, Menggunakan dan Memalsukan Data Pribadi Bukan Miliknya Dikenakan Ancaman Pidana
Ilustrasi UU PDP (Katadata)

Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) resmi disahkan menjadi Undang-undang PDP oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Paripurna, yang di gelar di Kompleks Parlementer, Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/9/2022). 

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Paulus dengan didampingi Wakil Ketua DPR Bidang Industri Pembangunan, Rachmat Gobel. Dihadiri 73 anggota Dewan secara tatap muka, dan 206 anggota dewan secara virtual serta 16 anggota dewan izin berhalangan hadir.

Sebelum melakukan pengesahan, Lodewijk meminta persetujuan kepada seluruh fraksi yang hadir untuk mengesahkan RUU PDP menjadi sebuah Undang-undang.

"Terima kasih kepada pimpinan Komisi I DPR RI yang telah menyampaikan laporan hasil pembahasan RUU tersebut. Selanjutnya, kami akan menanyakan kepada setiap fraksi. Apakah Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" tanya Lodewijk. Dan seluruh anggota dewan menyatakan setuju.

Baca Juga:Nikita Mirzani Senggol Bjorka, Tanggapan Bjorka: 'Tidak Punya Banyak Waktu Melayani Wanita Yang Mencari Nama Baik'

DENGAN UU PDP, NEGARA MENJAMIN HAK RAKYAT ATAS KEAMANAN DATA PRIBADINYA

Ilustrasi Peretasan Data [Antara]
Ilustrasi Peretasan Data (sumber: Antara)

Sebelumnya, Ketua DPR RI, Puan Maharani telah menyatakan bahwa pengesahan RUU PDP akan dilaksanakan hari ini. "Hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) dan rapat pimpinan (Rapim) DPR memutuskan membawa RUU PDIP ke Rapat Paripurna besok untuk disahkan sebagai undang-undang," kata Puan di Jakarta, Senin, 19 September 2022.

Puan juga menyatakan bahwa dengan disahkannya RUU PDP ini akan memberikan keamanan atas data pribadi untuk setiap warga negara, terutama penyalahgunaan oleh pinjaman online.

“RUU PDP ini akan memberi kepastian hukum agar setiap warga negara, tanpa terkecuali, berdaulat atas data pribadinya. Dengan demikian, tidak ada lagi tangisan rakyat akibat pinjaman daring yang tidak mereka minta, atau doxing yang membuat meresahkan warga,” jelas Puan.

"Lewat UU PDP, negara akan menjamin hak rakyat atas keamanan data pribadinya," tambahnya.

Puan menjelaskan naskah final RUU PDP yang telah dibahas sejak tahun 2016 itu terdiri dari 371 Daftar Inventarisasi malah (DIM) dan menghasilkan 16 Bab serta 76 Pasal. Jumlah Pasal di RUU PDP ini bertambah 4 Pasal dari usulan awal pemerintah pada akhir 2019, yakni sebanyak 72 pasal.

Baca Juga:Perjalanan Karir Ferdy Sambo: Berawal Melejit Pesat, Berujung Diberhentikan Tidak Dengan Hormat. Dari Petinggi, Terancam Hukuman Mati

PASAL TENTANG LARANGAN DAN SANKSI TERKAIT DATA PRIBADI DALAM UU PDP

Empat hal yang dilarang terkait data dalam UU PDP dilihat dari salinan Draf RUU PDP terdapat dalam Pasal 65 dan Pasal 66 UU PDP, dan sanksi bagi pelanggar larangan tersebut terdapat dalam Pasal 67 dan Pasal 68 UU PDP, yakni;

*Tentang Mengumpulkan Data Pribadi Bukan Miliknya

Larangannya, terletak dalam Pasal 65 UU PDP yang berbunyi, 'Larangan memperoleh atau mengumpulkan data pribadi yang bukan miliknya dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek data pribadi'. Sanksinya, terletak dalam Pasal 67 UU PDP yakni terkena ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5miliar.

*Tentang Mengungkapkan Data Pribadi Bukan Miliknya

Larangannya, terletak dalam Pasal 65 UU PDP yang berbunyi, 'Larangan mengungkapkan data pribadi yang bukan miliknya dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek data pribadi'. Sanksinya, terletak dalam Pasal 67 UU PDP yakni terkena ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4miliar.

*Tentang Menggunakan Data Pribadi Bukan Miliknya

Larangannya, terletak dalam Pasal 65 UU PDP yang berbunyi, 'Larangan menggunakan data pribadi yang bukan miliknya dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek data pribadi'. Sanksinya, terletak dalam Pasal 67 UU PDP yakni terkena ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5miliar.

*Tentang Memalsukan Data Pribadi

Larangannya, terletak dalam Pasal 66 UU PDP yang berbunyi, 'Larangan membuat data pribadi palsu atau memalsukan data pribadi dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian bagi orang lain'. Sanksinya, terletak dalam Pasal 68 UU PDP yakni terkena ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp6miliar.

News

Terkini

Setelah sempat beredar kabar bahwa Lesti Kejora mengalami masalah di kerongkongan hingga mengancam fungsi pita suaranya akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Rizki Billar, ada kabar terkini terkait kondisi Lesti.

Entertainment | 17:19 WIB

Pitt diduga pernah mencekik anaknya yang lain ketika berkelahi dengan Joliedi sebuah pesawat pribadi dalam perjalanan dari California ke Prancis pada bulan September 2016 silam, ketika keduanya masih dalam ikatan pernikahan.

Entertainment | 14:14 WIB

Publik hingga kini masih terus mengamati perkembangan kasus kekerasan yang dilakukanRizki BillarterhadapLesti Kejora. Banyak yang penasaran, bagaimana nasib Billar setelah dilaporkan oleh Lesti ke pihak ke kepolisian.

Entertainment | 13:38 WIB

Vega Darwantimengabarkan kondisi terkini dariseniornya tersebut. Vega mengatakan keadaan sang komedian semakin membaik.

Entertainment | 13:17 WIB

"Masa' laki-laki musuhnya perempuan sih, dia bukan laki-laki tapi perempuan. Kalau laki-laki sudah kata-kata kasar saja, sudah sakit hati perempuan, apalagi sampai main tangan," tegas Dewi Perssik.

Entertainment | 12:53 WIB

Penyanyi Dangdut Kondang, Dewi Perssikmenyampaikan simpatinya dan turut prihatin dengan peristiwa kekerasan yang menimpa rekannya sesama Juri di salah satu acara kompetisi dangdut, Lesti Kejora.

Entertainment | 12:22 WIB

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan 3 sanksi kepada Arema FC. Hingga akhir musim Singo Edan dilarang main di kandang, yakni di Malang dan denda 250 juta.

Sport | 12:16 WIB

Polisi mengamankan Lesti dengan alasan menghindari kejadian yang menimpa Lesti kembali terulang.

Entertainment | 12:06 WIB

"Nanti tanya Kaesang ya. Sudah, pasti sudah (dibentuk kepanitiaan), tinggal sedelok (sebentar)," ujar Gibran.

Entertainment | 11:56 WIB

Semenjak terkuakny kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpaLesti Kejora,Rizki DA seakan mendapatkan sorotan publik. Hal ini dikarenakan hubungan keduanya yang sempat berlangsung lama, meskipun berujung kandas.

Entertainment | 11:33 WIB

"Coba bayangkan bola itu dilempar kalau kena kepala bagaimana? Bisa pecah," kata Zulpan

Metropolitan | 19:15 WIB

Air mata di tragedi Kanjuruhan belum kering, namun Divisi Humas Polri sudah menggelar lomba penulisan artikel bertema apresiasi polisi humanis.

Metropolitan | 18:43 WIB

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha tengah menjadi sasaran bullying warganet akibat sikapnya yang kontradiktif mengenai deklarasi capres 2024.

Metropolitan | 16:46 WIB

Dengan begitu, Gerai SAMSAT milik Pemprov DKI Jakarta bertambah menjadi 15.

Metropolitan | 15:52 WIB

Anggota DPR 2019-2024 termuda, Hillary Brigitta Lasut melaporkan Mamat Alkatiri ke kepolisian usai sang komika me-roasting perihal privilege sejumlah anggota dewan.

Metropolitan | 15:46 WIB

Lesti Kejora tak lagi menghubungi Hetty Koes Endang di hari ulang tahun.

Gosip | 19:00 WIB

Ridwan Kamil baru saja berulang tahun ke-51 dan mendapat ucapan ulang tahun spesial dari sekelompok orang Afrika.

Gosip | 18:58 WIB

Sejauh ini, Rizky Billar belum bisa dipastikan hadir atau tidak pada Kamis (5/10/2022) besok.

Gosip | 18:52 WIB

Tak terima pada bagian Reza Arap yang disebut 'ganteng', warganet seolah tak kuasa untuk meninggalkan komentar pedas.

Gosip | 18:41 WIB

Para karyawan yang hendak menolong Lesti Kejora disebut diancam oleh Rizky Billar.

Gosip | 18:24 WIB
Tampilkan lebih banyak